Map


Polls

Menurut Anda Bagaimana Tampilan Website ini?

Jumlah Pengunjung

Visitor Statistics
» 2 Online
» 93 Today
» 136 Week
» 584 Month
» 908 Year
» 908 Entirely
Record: 93 (19.09.2017)

Pertemuan Pemda Sintang dengan TNP2K & Kementerian Dikbud

Pertemuan Awal Pemerintah Daerah Kabupaten Sintang dengan Tim TNP2K dan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan

Pemerintah Indonesia berkomitmen untuk mempercepat penanggulangan kemiskinan. Untuk meningkatkan pelayanan di garis-depan sektor pendidikan, dengan bantuan finansial dari Pemerintah Australia, mulai tahun 2014, TNP2K (Tim Nasional Percepatan Penanggulangan Kemiskinan) telah melaksanakan suatu proyek rintisan untuk meningkatkan kinerja dan akuntabilitas guru (KIAT Guru: Kinerja dan Akuntabilitas Guru). Tujuan utama KIAT Guru adalah untuk memberdayakan masyarakat agar berinvestasi dan berkontribusi dalam meningkatkan kualitas pelayanan pendidikan dasar, yang diukur dengan berkurangnya tingkat kemangkiran guru, meningkatnya kualitas layanan dan hasil belajar murid.

Adapun lokasi pelaksanaan program rintisan KIAT Guru tersebuat adalah di Nusa Tenggara Timur dan Kalimantan Barat, salah satunya adalah Kabupaten Sintang. Berkaitan dengan hal tersebut, maka telah diadakan pertemuan awal antara Tim TNP2K dan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan bersama Pemerintah Daerah Kabupaten Sintang yang dalam hal ini diwakili oleh Bappeda dan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sintang. Hadir 18 orang dari Tim TNP2K dan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan yang menjelaskan mengenai proyek rintisan KIAT Guru tersebut. Pertemuan awal diadakan pada hari Jumat, 28 Oktober 2016 di Sekretariat Proyek Rintisan Kiat Guru. Follow up dari pertemuan tersebut adalah akan dilaksanakan sosialisasi terhadap proyek rintisan Kiat Guru tersebut.

Tim Lapangan KIAT Guru akan bekerja di 7 Kecamatan yaitu Ketungau Hulu, Ketungau Tengah, Ketungau Hilir, Sepauk, Tempunak, Kayan Hulu dan Kayan Hilir. Adapun jumlah sekolah yang akan ditingkatkan kinerjanya melalui pemberdayaan masyarakat terdiri dari 66 sekolah.